Minggu, 22 November 2015

Perancis

Republik Perancis atau Perancis (bahasa Perancis: République française, pengucapan bahasa Perancis: [ʁepyblik fʁɑ̃sɛz]) adalah sebuah negara yang teritori metropolitannya terletak di Eropa Barat dan juga memiliki berbagai pulau dan teritori seberang laut yang terletak di benua lain. Perancis Metropolitan memanjang dari Laut Mediterania hingga Selat Inggris dan Laut Utara, dan dari Rhine ke Samudera Atlantik. Orang Perancis sering menyebut Perancis Metropolitan sebagai "L'Hexagone" (Heksagon) karena bentuk geometris teritorinya. Perancis adalah sebuah republik kesatuan semi-presidensial yang tidak punya presiden. Ideologi utamanya tercantum dalam Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara.

Perancis berbatasan dengan Belgia, Luksemburg, Jerman, Swiss, Italia, Monako, Andorra, dan Spanyol. Karena memiliki departemen seberang laut, Perancis juga berbagi perbatasan tanah dengan Brasil dan Suriname (berbatasan dengan Guyana Perancis), dan Sint Maarten (berbatasan dengan Saint-Martin). Perancis juga terhubung dengan Britania Raya oleh Terowongan Channel, yang berada di bawah Selat Inggris.

Perancis adalah salah satu negara favorit saya. Pertama kali saya menyukai Perancis karena novel Autumn in Paris karya Ilana Tan. Konyol ya? Tapi begitulah adanya. Tulisan dan penggambaran Prancis melalui kata-kata Ilana Tan benar-benar membuat saya jatuh cinta.

Selain itu, banyak tempat wisata menarik di Perancis. Salah satunya adalah Arc de Triomphe. Bangunan ini didirikan di kawasan Champ Elysee yang menjadi surga belanja bagi turis atau warga kalangan kelas atas, dengan tujuan untuk memperingati gugurnya pahlawan Perancis. Ada Museum Louvre yang mempunyai lukisan terkenal Mona Lisa karya Leonardo Da Vinci dan katanya terdapat ruangan untuk sejarah Islam (wow!). 

Bagi pasangan yang melancong ke negara ini, ada juga Jembatan Gembok Cinta. Tempat ini adalah salah satu tempat wajib romantis bagi mereka yang memadu kasih untuk mengikat cinta mereka melalui gembok warna-warni yang dapat dipasang disini. Setelah itu, kalian bisa jalan-jalan ke alun-alun di kota Paris untuk mengunjungi Place de la Corcode untuk melihat air mancur cantik yang berdiri megah di tengah-tengah.

Namun yang sangat disayangkan pada saat ini adalah berbagai serangan teroris yang sedang melanda negara tersebut akhir-akhir ini. Puncaknya terjadi pada tanggal 13 November lalu, Perancis mendapatkan serangan dari suatu komunitas yang mengatasnamakan komunitas suatu agama. Mereka menyerang kafe dan konser musik yang terdapat banyak warga hingga menelan ratusan korban jiwa.

Perempuan ini tidak hanya terlihat saat terjadinya serangan di Perancis, tetapi di beberapa negara yang lain juga.
Hanya mirip, kebetulan, atau disengaja?
Dampak yang diakibatkan dari serangan itu adalah menciptakan trauma untuk anak-anak yang masih kecil. Mereka jadi takut bermain di luar rumah, bahkan untuk berada di dalam rumah pun mereka khawatir. Selain itu, pendapatan devisa negara mereka menurun karena banyak turis yang takut untuk melakukan perjalanan ke negara ini.

Banyak negara menawarkan bantuan untuk Perancis, tak terkecuali Indonesia. Barrack Obama, Presiden Amerika Serikat yang notabene negaranya sudah direncanakan untuk diserang oleh para teroris itu, turut menawarkan bantuan. Namun, Pemerintah Perancis memutuskan untuk melakukan kerjasama kekuatan Rusia. Mereka berencana menyerang negara Suriah, negara asal munculnya para teroris.

Saya turut prihatin dengan keadaan masyarakat yang ada disana. Saya titipkan doa saya kepada Tuhan agar serangan itu cepat berlalu dan tidak diteruskan ke negara-negara yang lainnya.


15/11/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar