Minggu, 22 November 2015

Naskah Pidato: Semangat Pemuda

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepada yang terhormat Bapak Ketua RW 010, Bapak Drs. Rusdiyono, Bapak Ketua RT, Bapak Agus, serta bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah datang pada malam ini. Tak lupa juga kepada teman-teman yang saya cintai.

Pertama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita atas kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya berupa kesehatan dan iman sehingga kita dapat berkumpul disini. Shalawat serta salam selalu tercurahkan untuk nabi besar Muhammad saw. beserta para pengikutnya hingga akhir zamanPada kesempatan kali ini, saya akan sedikit berbicara tentang Semangat Pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Teman-teman dan hadirin yang saya cintai.
Jika kita melihat kenyataan sekarang, banyak masyarakat yang sudah dimanjakan oleh zaman. Kemajuan teknologi yang semakin tinggi, semakin “meninabobokan” kita hingga tertidur lelap. Handphone sudah memiliki fasilitas yang lengkap, kendaraan yang sudah semakin lengkap dan banyak. Semuanya serba bisa kita temukan di zaman sekarang.

Namun dibalik semua itu, muncul suatu kebiasaan baru, yaitu kebiasaan bermalas-malasan. Semua kemudahan membuat kita malas untuk melakukan hal-hal yang dianggap sulit. Jika hal ini kita biarkan, tentunya dampaknya akan sangat buruk bagi kita dan masa depan kita. Kita, sebagai kaum muda, juga harus mewaspadai penyakit malas ini. Penyakit malas ini sangat berbahaya bagi masa depan kita. Lambat laun kemalasan akan membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa ketika kita dihadapkan dengan kerasnya kehidupan.

Seharusnya kita malu dengan perjuangan yang dulu dilakukan oleh para pahlawan yang sudah melakukan banyak hal sehingga saat ini kita hanya perlu melanjutkan perjuangan mereka. Tapi apa yang kita lakukan? Kita malah berpangku tangan dan menghancurkan perjuangan mereka dengan buruknya tingkah laku kita. Merusak fasilitas, menjual diri, dan masih banyak lagi.

Teman-teman saya yang saya banggakan.
Maka dari itu, mulai saat ini marilah kita singsingkan lengan baju dan bangkitkan semangat kita. Jangan biarkan rasa malas membelenggu kita. Jangan biarkan rasa malas mengukung kita sehingga kita menjadi generasi pengecut, menjadi generasi yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Kita harus bisa menjadi generasi yang bisa diandalkan dan dibanggakan. Kita harus mampu menjadi agen pembaharu lingkungan kita. Masa muda adalah masa yang penuh semangat, masa muda adalah masa yang penuh gairah. Mari kita bertindak ke arah yang positif. Kita buat diri kita menjadi contoh kebaikan yang mampu menularkan semangat kepada rekan-rekan kita yang lain.

Jadikanlah masa muda kita menjadi generasi yang terbaik yang dapat melawan perangai buruk. Buatlah kenangan indah dan istimewa masa muda kita dengan membangun negeri ini ke arah yang lebih baik. "Bangsa yang besar, adalah bangsa yang selalu mengingat dan menghargai jasa-jasa para pahlawannya."

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan, semoga lain kali kita bisa berjumpa lagi. Mohon maaf jika ada salah kata atau kata-kata yang kurang berkenan.  Saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Sumber:
http://www.satubahasa.com/2014/09/naskah-pidato-singkat-tentang-semangat-pemuda.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar