Aku menatapmu dari kejauhan. Cukup jauh untuk dapat merengkuhmu, namun cukup dekat untuk tetap mencintaimu.
Aku memujamu dalam keheningan. Hening mencekam mematikan segala inderaku ketika dirimu tak lagi di sisiku, namun damai saat kau bersandar di bahuku.
Lihatlah diriku sejenak. Pantaskah aku berdiri di sampingmu? Menghabiskan setiap detik denganmu?
-Nathaniel Adams-
Note:
Puisi diatas adalah salah satu karya saya yang saya ambil dari tulisan saya di aplikasi sebelah, hehe.
Awal cerita adalah ketika Natha menyukai seseorang yang mempunyai perbedaan cukup besar dengannya. Natha berniat untuk melepaskan, tetapi sayangnya hati kecilnya sedikit tidak rela.
Memang agak galau sih, tapi semoga suka XD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar